Archive for the kagak jelas Category

Sale Sale Sale

Posted in kagak jelas with tags , , , , , on September 28, 2012 by s H a

Who doesn’t love shopping? Anyone? I guess not, hehe. Everyone loves it. Roaming around the store, picking a cute skirt or top, trying them one by one, and then confuse which one to buy, hahahaa. For those online shopping lovers, the fun is just the same. We search all the web to find the most beautiful shoes we’d like to put in our closet, am i right?

For shoppers, the most beautiful thing to hear is SALE. It makes me itchy already, haha 😀 This is 2 of discounts that i want to share with you. First is on Zalora Indonesia website. I’m eyeing some of the things there, but still can’t decide which one should i take. Here they are…

Sorry for the bad quality of image. The picture that i saved is very small. I try to make them a little big, and here they come. Well, maybe you should see buy yourself on the web.

Number 2 is 25% discount from AdorableProject Indonesia. They give discount for just 2 days, starting from today, Sept 28 until Sept 29. The discount is for Premium shoes and bags only. Here are few i like..

So, which one do you like? Do you have any other sale info? Please share with me 🙂

Iklan

Adding Something

Posted in kagak jelas on September 8, 2012 by s H a

I decided to add something to my blog, language and style. I want to start posting in english. Well, not all my posts will be in english of course. Actually, my english is not so good, but learn to write it is not so bad also, so i think it’s okay. So pardon my random english for now on, hehee.

The second thing i want to add is style, my personal style. I’m not a fashion blogger. I’ve blogged for 4 years (approximately), and my blog have fluctually changed. But one thing remains, i only post things i like, and fill my own thoughts in it. Since i love clothes, accessories, and other stuffs as well, so i want to put them here too. Not only my writing, but you can experience something else with me. Hope you like it. And if you don’t, well, i’m good with that and i don’t really care, hehee. We like our own stuffs 🙂

So, wanna see the posts? 🙂

Bounty Hunter

Posted in kagak jelas with tags , , on Juli 27, 2012 by s H a

Baru-baru ini saya punya hobi baru, yaitu jadi bounty hunter atau pemburu hadiah. Jadi saya mencari blog-blog yang memberikan barang, voucher, atau apapun yang menurut saya menarik dan gratis, trus saya ikuti deh syarat-syarat dapetin hadiahnya. Saya nggak tahu kenapa, but it’s so damn addictive. Meskipun kesempatan untuk menang sangat kecil, tapi ada sesuatu yang membuat saya untuk terus mencari hadiah-hadiah baru, blog-blog baru, dan berusaha dapetin hadiahnya. Saya nggak tahu ini cuma kesenangan sesaat atau bukan, tapi selama ini menyenangkan dan nggak merugikan, kenapa nggak. Jadi untuk orang-orang yang mungkin berpikir, “Apa akun twitter atau akun facebook sha di hack yaa, kok nyepam terus”, sekarang saya konfirmasi bahwa, that was not a spam. Itu beneran saya yang ngetwit, dan ngeklik dengan tangan saya sendiri 😀 Maaf sebelum dan setelahnya untuk yang merasa keganggu dengan hobi baru saya ini, tapi saya nggak bakal berhenti hanya karena ada yang ngerasa tweet saya annoying :p

So, wish me luck! Semoga saya sering-sering menang dan bisa dapat suatu kesempatan besar entah apa itu dari hobi baru saya ini.

Jadi, ada yang tertarik memburu hadiah juga? 😀

I Love Bags!

Posted in kagak jelas with tags , , , on Maret 21, 2012 by s H a

Mencoba lima kali adalah jumlah saya memasukkan password dan username sebelum akhirnya bisa masuk ke blog saya. Memalukan,ckck.

Malam ini saya nggak mau membicarakan yang berat, toh saya bukan pemikir. Mari membicarakan hal-hal yang kita sukai saja. Nah, salah satu yang saya sukai adalah tas. I’m a big fan of handbag. Mata pasti langsung ijo kalo lihat ada tas yang bagus. Rasanya kaya dia melambai-lambai ke saya dan bilang, “beli akuuu…beli akuuu…”, dan kalau keinginannya nggak dituruti, dia akan menghantui dan ngikutin saya kemana-mana. Ngeri kan. Wkwkwk…

Diantara berbagai tas indah nan rupawan *lebay* di dunia, ada banyak tas yang nggak mungkin kesampaian saya beli karena saking gilanya orang yang ngasih harga. Ini beberapa tas impian saya. Siapa tahu ada orang baik hati yang mau ngasih saya kan 😀

1. Bottega Veneta intrecciato calf roma warna putih tulang ($3080)

Gambar

2. Chloé Marcie Medium textured-leather tote (1020 poundsterling)

Gambar

3. Hermes Birkin Gold ($8800)

Gambar

4. Bottega Veneta Indigo Intrecciato Nappa Duo Bag ($2480)Gambar

5. Cleobella Tiva Fringe ($484, now sale $242)

Gambar

Sebenarnya harga tas nomor 5, si fringe bag itu, masih cukup make sense daripada tas-tas yang lain. Tapi tetep aja sih ya, mikir-mikir juga kalo mau beli. Belum lagi ditambah ongkos kirimnya ke indonesia. Beeeehhh….. Nangis-nangis juga deh.

Yah, namanya juga cinta tak berbalas, cinta kan tak harus memiliki. Cukuplah saya melihatnya dari jauh. Kali-kali aja suatu saat jatuh dari langit.

Nah, ada yang gila tas juga? 😀

Ngiler

Posted in kagak jelas on Agustus 16, 2011 by s H a

Sumpah mati saya pengen nonton ToT

Jadi, ada yang mau traktir saya ga? 😦

Romantisme Pagi Hari

Posted in kagak jelas on Januari 24, 2011 by s H a

Ini pukul 05.36 WIB. Saya belum tidur kira-kira 20 jam. Bukan karena sok menjadi petapa, tapi memang rasanya hari ini sayang kalau hanya digunakan untuk tidur. Siang sampai sore saya gunakan untuk berkumpul dengan member Bengawan dalam Kopdar Niubi yang diadakan untuk mempertemukan para member baru dan lama, yang ternyata malah jadi ajang reuni. Malam saya kemudian cukup tenang. Hanya di rumah dan online seperti layaknya penikmat dunia maya lain. Nah, setelah jam 01.00 lah yang menarik. Mengajak mas Didut dan Presiden tercinta kita Hasssan, kami meluncur ke Gudeg Ceker Bu Kasno di Margoyudan. Entah kenapa saya kepingin banget ngajakin mas Didut, yang asal Semarang, kesana. Bukan mau pamer kuliner lho, mungkin sebenarnya saya cuma pengin makan aja,hehe.

Selesai makan, obrolan dilanjutkan di RBI. Duduk di teras, ngalor ngidul bercerita, curhat, saling mencela *akhirnya saya bisa ngecrohi suhu :D* sampai tak terasa sudah pukul 04.30, dan saya merasa sudah saatnya saya pulang, karena merasa bersalah sudah menahan mereka menemani saya ngobrol sampai sepagi itu. Diusir-usir nggak mau pulang soalnya. 😀

Mengendap-endap saya sampai dirumah. Masih sepi. Bapak dan Ibu masih tidur. Hanya ketika membuka pintu, Ibu sempat memanggil, sepertinya sih ngelindur. Saat membuka pintu itulah, saya sempat melirik ke arah tumpukan sepatu di depan pintu dan terbersit dalam benak saya, “lari ahh, kayanya asik” dan walhasil saya tiba-tiba sudah di depan rumah, mengenakan celana pendek dan sepatu keds, pemanasan.

Mulailah saya berlari keliling kompleks. Lari pagi saya kali ini sangat menarik, paling tidak menurut saya sendiri. Di putaran pertama, dari rumah belok kanan di jalan besar, masuk lagi ke gang, saya menemukan tetangga yang bangun paling pagi, sedang mengelap mobil tercintanya dengan bersemangat, sampai-sampai ketika saya memanggilnya dia butuh waktu agak lama untuk merespon. Berbelok ke kiri untuk mengambil putaran kedua, langkah saya mulai berat. Entah karena sekarang jarang lari atau karena kurang tidur atau malah keduanya, nafas dan kepala saya mulai nggak kuat, maka berhentilah saya sejenak di perempatan yang terdapat tempat duduk yang biasa disebut buk. Awalnya jalanan masih sepi, hanya ada seorang bapak-bapak yang berdiri di depan rumah sakit Mojosongo, mungkin menunggui keluarganya yang sedang sakit. Lama kelamaan, bermunculan orang-orang dari berbagai penjuru. Seorang ibu menyapa saya dengan ramah, membawa secangkir besar teh dan tas berisi koran harian, barang dagangannya di kios koran yang sudah ada di situ bertahun lamanya. Kemudian muncul lagi sekeluarga kakek dan nenek menggandeng cucunya. Kata si nenek, cucunya sudah mengajak keluar sejak subuh, terpaksalah mereka mengantarnya berjalan-jalan. Yang terakhir ada seorang bapak yang sudah cukup tua, yang kemudian saya ketahui bernama Bapak Sarwito, mondar-mandir jalan cepat karena sudah tak bisa berlari. Yang penting olahraga katanya. Saya jadi malu karena biasanya olahraga cuma dong-dongan dan nggak bisa konsisten sama sekali. Benar-benar kalah dengan orang tua.

Istirahat saya, yang kemudian jadi lebih lama dari rencana karena saya asyik memperhatikan sekitar, membuat saya berpikir tentang hal-hal yang kita lewatkan ketika menggunakan waktu dengan tidak efisien. Terlalu banyak tidur misalnya. Memang kurang tidur itu tidak bagus, tapi bukan berarti waktu kita yang hanya 24 jam dalam sehari hanya digunakan untuk tidur saja kan. Dengan bangun pagi, atau dalam kasus saya tidak tidur, kita bisa menemukan banyak hal menarik yang biasanya tidak terlalu menjadi perhatian kita. Menyapa tetangga, mengobrol dan bertemu dengan orang-orang baru, melihat awan yang bergulung cantik dan berganti warna dari hitam,merah, kemudian biru. Tuhan menciptakan pagi untuk memulai hari kita, maka mulailah hari dengan memandang pagi-Nya yang luar biasa ini.

Segelas air putih mengakhiri ‘petualangan pagi’ saya hari ini. Setelah dinikmati, saatnya meninggalkan matahari terbit dan membayar jam tidur saya yang sempat menghilang *kok kayanya sama saja ya* 😀

Jadi, pagi ini kalian ngapain saja? Lari sama saya yuk 😀

CLBK

Posted in kagak jelas with tags on Desember 12, 2010 by s H a

Ya Tuhan, ini sudah tahun berapa? Sudah berapa lama saya tertidur? Berapa lama saya nggak merambah dunia? Hahahaa, mungkin ini ya reaksi manusia purba yang tertidur kemudian bangun ribuan tahun kemudian. Seperti ini nih yang saya rasakan sekarang. Menekan tuts2 keyboard, bagaikan bertemu kawan yang sudah lama tak jumpa. Sudah-sudah, sepertinya saya mulai lebay,hehe. Jadi, apa kabar dunia? Tepatnya dunia blogosphere. Do you miss me? I’m sure you do 😀 Sudah lama banget sejak saya terakhir nulis. Saya nggak akan bikin alasan, emang sayanya aja yang blogger abal-abal, hehe.

Ngomong-ngomong nulis, sekarang saya sedang asyik bertukar rindu dengan cinta lama saya, buku harian. Dulu, buku harian atau biasa disebut diary, selalu jadi tempat saya mengeluarkan uneg-uneg. Semua tertuang disitu. Jujur, blaka suta, apa adanya. Tulisan, puisi, catatan, gambar-gambar, ahh, saya jadi kangen. Lalu apa yang membuat saya berhenti menulis dan bercengkrama setiap saat dengan si buku? Itu semua karena ibu saya membacanya. Ya, setelah tahu itu, saya berhenti menulis. Memang nggak ada sesuatu pun yang bisa disembunyikan dari beliau. Bahkan sekarang buku-buku harian lama saya, semuanya disimpan ibu. Ketika tahu rahasia terdalam kita diketahui orang lain, meski ibu sekalipun, orang terdekat saya, tetap saja bikin ilfil. Bukankah terkadang ada hal-hal yang nggak pengen diceritakan dan ingin itu jadi rahasia kita sendiri? Jadi saya memutuskan menyimpan semua cerita dalam hati dan doa saja.

Sekarang, setelah hampir 2 tahun berhenti, saya mau memulainya lagi. Setelah menemukan, di toko buku, sebuah jurnal yang membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama, saya mulai merambah dunia tinta-kertas lagi, dengan beberapa antisipasi tentunya, misalnya membawa buku itu kemanapun, dan nggak membiarkannya hilang dari genggaman meski cuma satu detik. Memang sih kegiatan tulis menulis ini nggak serutin dan sesering dulu, tapi cukup menghibur ketika butuh corat-coret tanda galau, hahaa 😀

Ngetik memang menyenangkan, kalau ada yang salah bisa balik lagi dan dikoreksi dengan mudahnya, tapi chemistry antara tinta dan kertas terasa lebih romantis. Sewaktu kuliah Komposisi dulu, saya pernah ditugasi untuk menulis apapun, tanpa berpikir mau menulis apa, pokoknya mengalir saja. Nggak peduli tulisannya salah, atau tata bahasanya kacau, atau apapun lah, pokoknya lanjut aja terus. Itulah yang selalu saya terapkan ketika menulis dimanapun. Itulah kenapa tulisan saya di sini sangat kasar, berkesan acak-acakan. Saya nyaris nggak pernah mengeditnya. Saya masih harus banyak belajar tentang hal tulis-menulis ini. Nah, kalau di buku harian, hal seperti itu tentu sah-sah saja. Toh kita memang menulis yang ada di pikiran, tanpa sensor, tanpa harus berpikir apakah akan ada yang tersinggung. Pokoknya tulis aja. Karena itulah saya suka buku harian. Dia adalah benda terjujur yang pernah ada. Dia mengajarkan kita untuk bersikap apa adanya dan jujur pada diri sendiri. Kalau yang kita tulis di buku harian hanya bohong dan dibuat-buat, lalu untuk apa? Semakin banyak menulis, semakin kita mengenal diri sendiri. Kira-kira begitulah menurut saya. Oh diary, saya sudah kangen sama kamu lagi. Kiranya malam ini adalah malam saya dengannya, cinta lama saya yang bersemi kembali.

Jadi, ada yang menulis buku harian jugakah? 😀

%d blogger menyukai ini: